GOWA TALLO NEWS

GOWA TALLO NEWS

Senin, 10 Agustus 2026

Mendagri Dan Menteri ATR/BPN Teken SEB Tentang Layanan BPHTB Guna Perkuat Layanan Pertanahan

JAKARTA, GOWATALLO NEWSMenteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid meneken Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Mekanisme Penerimaan Setoran dan Penelitian Surat Setoran Pajak Daerah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dalam rangka Pendaftaran Tanah serta Integrasi Data Pertanahan dan Data Perpajakan. Penandatanganan SEB tersebut menjadi momentum untuk memperkuat layanan BPHTB dan layanan pertanahan. Proses penandatanganan berlangsung di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (10/8/2026).

Dalam paparannya, Mendagri menjelaskan bahwa SEB tersebut ditujukan untuk meningkatkan sinergi dan integrasi antara pemerintah daerah (Pemda) dengan Kementerian ATR/BPN. Kebijakan tersebut sekaligus memberikan kepastian mengenai standar waktu dan mekanisme pelayanan.

“[SEB ini] yang inti paling utama itu adalah ada koordinasi antara Pemda dengan Badan Pertahanan Nasional, ATR/BPN yang ada di seluruh provinsi, kawasan, kota dalam rangka mempermudah masyarakat untuk membayar BPHTB,” ujar Mendagri.

Mendagri menjelaskan, selama ini masih terdapat sejumlah tantangan dan kendala teknis dalam pelayanan pertanahan, khususnya terkait integrasi data yang belum optimal. Selain itu, kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang belum merata turut menjadi kendala sehingga berdampak pada lambatnya proses penerbitan BPHTB.

“Lambatnya proses penerbitan BPHTB berpengaruh juga komplain masyarakat karena nanti akan lama juga pengurusan sertifikatnya,” tambahnya.

Karena itu, melalui penandatanganan SEB tersebut, kualitas layanan diharapkan dapat terus ditingkatkan. Mendagri juga meminta kepala daerah, khususnya bupati/wali kota, menugaskan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk berkoordinasi dengan perwakilan BPN di daerah. Menurutnya, SEB tersebut dapat menjadi payung hukum untuk memperkuat integrasi dan koordinasi antar lembaga.

“Karena kalau enggak ada payung ini rekan-rekan mungkin akan kesulitan, atau enggan untuk bergerak. Sekarang ada payung dasar hukum ini tentang teknis apa yang harus dikerjakan Pemda dan dikerjakan BPN di tingkat kabupaten/kota, nah silakan di lapangannya, intinya lakukan koordinasi,” sambung Mendagri.

Mendagri berharap, integrasi dan percepatan layanan BPHTB dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. 

Dalam kesempatan yang sama, turut disosialisasikan Peraturan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Nomor 6 Tahun 2026. 

Terkait hal tersebut, Mendagri meminta Pemda menyambut baik program perumahan rakyat yang telah disiapkan pemerintah.

Ia menjelaskan, Kementerian PKP telah memberikan kemudahan bagi daerah dalam mengajukan penerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah.

Menurut Mendagri, daerah yang aktif menangkap peluang dan mengusulkan program tersebut akan segera ditindaklanjuti oleh Kementerian PKP.

“Nah tapi kalau nanti setelah kita lihat bulan depan ada daerah-daerah yang nggak ngajukan, ya kami tinggal. Jangan marah nanti kalau nanti masyarakatnya mempertanyakan kenapa daerah kami sedikit yang dibedah rumah, ya karena enggak diusulkan,” tandasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian PKP Roberia, Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Popy Rufaidah, serta pejabat terkait lainnya.


(Irfan) GTN

Senin, 03 Agustus 2026

Tegaskan 5 Pilar Strategis NU, Gus Rozin Serukan Penguatan Kemandirian hingga Peran Global Organisasi


BENGKULU, GOWATALLO NEWS  - Sebagai organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) terus memperkuat konsolidasi internal sekaligus memperluas kontribusi nyata bagi bangsa dan dunia. Menghadapi dinamika geopolitik, ekonomi, dan sosial yang semakin kompleks, Ketua PWNU Jawa Tengah, K.H. Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), merumuskan lima pilar strategis sebagai arah gerak Jam'iyah NU ke depan.

Kelima pilar tersebut meliputi penguatan konsolidasi warga, kemandirian organisasi, penguatan peran sebagai mitra strategis negara, modernisasi sistem pendidikan, hingga perluasan kiprah NU di tingkat internasional, (3/8/26).

Berikut lima pilar strategis Nahdlatul Ulama yang disampaikan Gus Rozin:

1. Mempererat ukhuwah nahdliyah
Penguatan persaudaraan dan solidaritas antarwarga Nahdliyin (ukhuwah nahdliyah) menjadi fondasi utama organisasi. Keutuhan pemikiran (fikrah) dan gerakan (amaliyah), mulai dari tingkat akar rumput hingga Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, merupakan modal penting dalam menjaga kekuatan dan keberlangsungan organisasi.

2. Mewujudkan kemandirian organisasi
NU berkomitmen mengoptimalkan potensi ekonomi serta sumber daya internal warga. Kemandirian finansial dan tata kelola organisasi yang profesional menjadi prioritas agar NU mampu menjalankan misi dakwah, sosial, dan kemanusiaan secara mandiri, berkelanjutan, dan berdampak luas.

3. Mempertegas peran civil society (shohibul hukumah)
Sebagai elemen penting masyarakat sipil, NU memosisikan diri sebagai shohibul hukumah, yakni mitra strategis sekaligus mitra kritis pemerintah. NU mendukung kebijakan yang berpihak pada kemaslahatan rakyat, namun tetap menjalankan fungsi kontrol sosial melalui masukan, kritik, dan koreksi yang konstruktif.

4. Membangun sistem pendidikan terintegrasi. NU mendorong percepatan modernisasi lembaga pendidikan, mulai dari pesantren hingga perguruan tinggi. Melalui sistem pendidikan yang terintegrasi, NU memadukan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama'ah, wawasan kebangsaan, serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk melahirkan generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat global.

5. Memperluas peran dalam tatanan global
Gus Rozin menegaskan bahwa kiprah internasional NU merupakan bagian dari sejarah lahirnya organisasi. Diplomasi Komite Hijaz menjadi bukti nyata peran ulama NU dalam percaturan dunia. Ke depan, NU berkomitmen memperkuat diplomasi perdamaian, membangun kerja sama lintas negara, serta menggemakan nilai-nilai Islam rahmatan lil 'alamin di panggung internasional.

Melalui kelima pilar strategis tersebut, Nahdlatul Ulama menegaskan komitmennya untuk terus menjadi pilar penyangga kehidupan berbangsa dan bernegara, sekaligus memperkuat perannya sebagai pelopor perdamaian dan kemanusiaan di tingkat global.


(Prass) GTN

Jumat, 31 Juli 2026

Tertibkan Administrasi Dan Pembukuan Setiap Kelompok Tani, Plt Kades Kimlan Gandeng UPTD Terkait Gelar Pelatihan

KABUPATEN BEKASI, GOWATALLO NEWS Desa Lambang Jaya menggelar pelatihan Kelompok Tani (Poktan). Dalam rangka penertiban administrasi/ pembukuan pada setiap Kelompok Tani (Poktan), di Aula Desa Lambang JayaKecamatan Tambun SelatanKabupaten Bekasi, pada (31/7/2026) pagi. 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kades  Lambang Jaya, Kimlan Syahroni, Ketua BPD terpilih kembali, Darju Darmawan ST, Pendamping Desa, Agung, Perwakilan Dinas Pertanian Pemkab Bekasi, Endang beserta Jajaran, Ketua Poktan Desa Lambang Jaya beserta anggota, para Kepala Dusun (Kadus), Ketua Rw dan Rt se Desa Lambang Jaya. 
                  
Dalam penyampaiannya Kades Lambang Jaya meñyampaikan. 

"Jadi intinya di Desa Lambang Jaya Pertanian itu manfaatnya Kaleng-kaleng kosong untuk misalnya kita tanem sari atau sawi di Kampung,terkadang orang Lambang Jaya mah ora luguh ngapain begitu mending nibra. Jadi intinya gitu ya jangan jualnya yang penting dimanfaatin disaat kita nyari sampe ludes ge sedapur enak. Jadi tentang ke wilayahan Lambang Jaya itu dari 275 hektar karang barangkali yang sudah menjadi milik Grand Wisata itu hampir 175 h kurang lebih, sisanya ya Lambang Jaya tinggal seratus, " ujar  Kades.

Lanjutnya, " Jadi di wilayah Lambang Jaya itu ada 13 Rw di Klaster- klaster dan 6 Rw di Kampung-kampung. Jadi pengembangan Poktan itu sekarang ini ya memang sangat-sangat sulit.. Barangkali nanti dengan Nara Sumber  tehnis dan pemaparan tentang bertani, bercocok tani karena lahan sempit harus pake apa?, pupuknya apa?, sempretannya apa?.. kan gitu ya?." bebernya. 

Kades meminta agar para Kadus dan yang hadir dalam pelatihan ini agar mengikuti arahan dari Nara Sumber. Dan meminta agar Nara Sumber berikan kemudahan para hadirin untuk memahaminya. 
 
" Tentang pembudidayaan Desa Lambang Jaya yang proyek satu-satunya adalah Grand Wisata. Jadi Kota bukan, Kampung ge bukan, kalau kita masuk ke wilayah Lambang Jaya malu ude kayak Kota. Jadi ude ada Mall, kalau beli makanan uda rupa-rupa.. Sayamah udah ora ngarti dah.. nahbegitu masuk ke Kampung ya masih banyak meninjo ," tambahnya. 

Ia berharap dengan hadirnya Nara Sumber dari Dinas Pertanian Pemkab Bekasi beserta jajarannya dapat memberikan penambahan ilmu bagi para peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut. 

Kerjasama UPTD Dengan Bumdes Dinanti

Sesi berikutnya muncul beberapa pertanyaan dari Ketua BPD terpilih kembali terkait tentang hewan ternak unggas.
"Ada beberapa masalah, yang pertama terkait kesehatan ayam, tiba-tiba mati, tau-tau meler apa penyebabnya dan penanggulangannya seperti apa? , " tanya Ketua BPD Lambang Jaya. 

Lanjutnya, " Yang kedua Pakan, disini harga Pakan meningkat dan harga jual telur merosot, nah ini lama-lama bangkrut, secara produksi sufah enggak nyambung, ini dari ternak ayam, " tutur Darju.

Selain hewan unggas Ketua BPD juga menanyajan mengenai cara penanggulangan ternak ikan yang berjamur terutama pada ikan gurame. 
Ia juga berharap agar Tim Nara Sumber dapat bekerjasama dengan Bumdes terkait Pertanian, Peternakan dan lainnya. 

" Terkait kedepannya bisa tidak bekerjasama dengan Bumdes. Jadi kita kan punya ayàm bertelur hanya pekerjanya semua masih tahap belajar bukan senior. Kalau orang belajarkan kesalahannya banyak , "katanya.

" Saya selaku BPD Lambang Jaya berharap kepada UPTD Dinas terkait yang menangani masalah Pertanian, Peternakan dan Perikanan mohon dapat memberikan bantuannya, "pungkas Ketua BPD Lambang Jaya, Darju Darmawan ST. 

Acara di lanjutkan dengan sesi perkenalan Ketua Team dari Dinas terkait, Ibu Endang yang memperkenalkan anggotanya yang terdiri dari berbagai bidang baik Pertanian, Peternakan dan Perikanan. Dimana selanjutnya pra Nara Sumber memberikan pemaparan dan pelatihan serta edukasi kepada pata hadirin yang hadir dalam kegiatan tersebut. Acara berjalan cukup kondusif  yang diakhiri dengan sesi interaksi dengan para Nara Sumber. 




Rabu, 29 Juli 2026

Tunjukan Kinerja Profesional, Tim Panitia Pilkades Satria Jaya Gelar Pendaftaran Bacakades Berjalan Tertib Dan Kondusif


KABUPATEN BEKASI, GOWATALLO NEWS - Panitia Pilkades Satriajaya menggelar pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa ( Bacalon Kades) Desa Satria Jaya Periode 2026-2034 di Lobi Kantor BPD Desa Satria Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (29/6/7/2026).

Dihari pertama pendaftaran dari jadwal yang ditentukan pendaftaran mulai 28 Juli Sampai Dengan 5 Agustus tersebut, dua kandidat Bacalon Kades mendaftarkan kesiapannya untuk mengikuti kontestasi di hari yang sama dengan waktu berbeda.

Untuk kandidat pertama mendaftar Cakades Nyampe Jamaluddin Spd dari Dusun II dengan jadwal pendaftaran dimulai pukul 8:00 WIB yang hadir berikut para pendukungnya. Sedangkan jadwal pendaftar berikutnya pada pukul 11:00 WIB adalah Cakades, Tata dari Dusun 1juga berikut para pendukungnya.

Acara berjalan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersama yang dilanjutkan dengan penyampaian dari Ketua Panitia uang diwakili oleh Wakil Ketua Panitia Iwanuddin SH yang lebih menekankan pada aspek kondusifitas serta kelancaran didalam pemenuhan tahapan-tahapan kegiatan tersebut.

"Saya berharap kepada para pendukung kandidat agar lebih mengutamakan keamanan dan ketertiban agar kondusifitas kegiatan tetap terjaga, " ujar Iwanuddin SH.

Seirama dengan Wakil Ketua Panitia, Perwakilan Kecamatan Tambun Utara, Subadri juga berharap agar kegiatan tersebut berjalan dengan kondusif.

Sedangkan Ketua Panitia menyampaikan tentang Tata -Tertib (Tatib) dalam proses berkampanye termasuk teknis maupun sangsi tegas bagi para Kandidat maupun pendukung Kandidat yang melakukan pelanggaran.

Sementara Ketua BPD Desa Satria Jaya lebih menekankan pada aspek kesiapan keadministrasian dari para Bacalon Kades Satria Jaya agar tertib administrasi.

"Mengenai keadministrasian kita lebih fokus pada ijazah para peserta dalam meverifikasi. Mengingat persoalan tersebut yang lebih krusial dari persyaratan lainnya, " ungkap H MS Kamaluddin.S.AP. M.Si.

Acara berjalan lancar, aman dan terkendali. Para team panitia Pilkades Satria Jaya bekerja secara profesional dengan mengedepankan kondusifitas dalam kegiatan tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tamara yang diwakili Sekcam, perwakilan Desa Satria Jaya beserta jajaran, Ketua Panitia beserta team, Ketua BPD anggota, Babinkamtibmas, Babinsa, Para Bacalon Kades beserta para pendukung dan simpàtisan.



Rabu, 10 Juni 2026

Langkah DPP ASWIN Berikan Sertifikat Kepada Puluhan Media Tergabung Menuai Apresiasi Para Pimprus Dan Pimred Media


JAKARTA, GOWATALLO NEWSDewan Pimpinan Pusat Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) resmi menyerahkan sertifikat kepada puluhan Media yang telah dinyatakan lolos dalam proses verifikasi dan pendataan secara Profesional, Kredibel dan berstandarisasi tinggi melalui tahapan ketat dan berlapis oleh DPP ASWIN, salah satu diantaranya adalah gowatallonews.com ,pada Rabu (10/6/2026).

Ketua Umum ASWIN dalam keterangan Persnya mengucapkan selamat kepada para Media yang telah mendapatkan sertifikan dari DPP ASWIN. Dimana secara tidak langsung telah memiliki ikatan kuat dan berada dibawah naungan Organisasi ASWIN baik secara pemberitaan maupun perlindungan hukum.

"Selamat kepada para Media yang telah meraih sertifikasi dari Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN), Penyerahan Sertifikat tersebut merupakan bagian dari langkah strategis DPP ASWIN dalam  memperkuat basis data Media yang Kredibel, Profesional Dan Terstandarisasi. Adapun proses verifikasi dilakukan melalui tahapan ketat dan berlapis. Dimulai dari pemeriksaan Legalitas Perusahaan Pers, struktur organisasi keredaksian, Hingga konsistensi aktivitas pemberitaan pada tiap-tiap Media, " ujar KeTum DPP ASWIN, Irno Budi Kiswoyo SE.MH.(10/6). 

"Dan Hasil Penilaian Tersebut Puluhan Media Dinyatakan Memenuhi Standar Serta Berhak Menerima Sertifikat Resmi Dari DPP ASWIN. Mengenai Tahapan Selanjutnya Nanti Adalah Proses Pendataan ke Dewan Pers, " sambungnya.

Ketua Umum ASWIN dalam keterangan Persnya juga menegaskan bahwa, proses verifikasi Media -media tersebut tidak hanya bersifat administratif semata. Namun juga merupakan Instrumen penilaian terhadap komitmen Media dalam menjalankan tugas dan fungsi Jurnalistiknya secara Profesional.

"Verifikasi ini dilakukan secara objektif, transparan dan terukur. Terkait akan hal itu, Kami juga memastikan bahwa, Media yang tergabung adalah Media-Media yang benar-benar memiliki komitmen terhadap Kode Etik Jurnalistik, Independensi, serta kualitas pemberitaan, " tegasnya

Ia juga menekankan bahwa, DPP ASWIN akan terus melakukan pendataan dan evaluasi berkelanjutan terhadap Media- Media di berbagai daerah.Sebagai bagian dari penguatan ekosistem Pers yang lebih tertata dan kredibel pada tingkat Daerah, Nasional Maupun Internasional.

"ASWIN akan terus berupaya mengembangkan dan meningkatkan kapasitas Media-media yang tergabung termasuk para wartawan yang ada di Media-media tersebut dengan mempersiapkan program Uji Kompetensi Wartawan (UKW) guna mendapatkan Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW) baik melalui Dewan Pers, BNSP (Pemerintah) serta Quantum yang berskala Internasional. Dimana Quantum sendiri telah melakukan kerjasama secara intens dengan DPP ASWIN. Hal tersebut di lakukan ASWIN agar tercipta Media-media yang Extraordinary berikut Jurnalis Remarkable di dalamnya guna menunjang target ASWIN dalam Go Internasional," pungkas KeTum DPP ASWIN, Irno Budi Kiswoyo SE.MH.

Apresiasi Pimprus dan Pimred Terhadap Langkah DPP ASWIN

Pimpinan perusahaan (Pimprus)          menyatakan, apresiasi yang tinggi terhadap Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) yang telah mengambil langkah maju (Terobosan) dengan memberikan Sertivikat secara resmi melalui proses Verifikasi secara profesional. 

"Langkah cerdas dalam melakukan terobosan yang jarang dilakukan oleh Organiosasi lain, kami sangat mengapresiasi, "ungkap Direktur PT BINTANG KARTIKA INTERNASIONAL MEDIA GROUP, Juliantika Puspita.(10/6).

Ia juga menyatakan bahwa, apa yang dilakukan oleh DPP ASWIN merupakan bentuk kepedulian dalam peningkatan mutu dan kapasitas Media serta Wartawan tergabung. 

" Ini adalah bentuk perhatian serius dari DPP ASWIN terhadap Media dan para wartawan Media yang bernaung dibawah Organisasi ASWIN, dalam menghadapi Era Globalisasi, kami mengapresiasi langkah DPP ASWIN...semoga Orgasasi ASWIN terus maju, " tandas Pimred gowatallonews.com.


(Red) GTN


Selasa, 02 Juni 2026

Cetak Sejarah, ABPEDNAS Raih 100 Ribu Anggota Pada Hari Lahir Pancasila 2026


JAKARTA, GOWATALLO NEWS – Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPP ABPEDNAS) mencatat tonggak sejarah baru dengan berhasil mencapai 100.000 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. Pencapaian tersebut diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026, sebagai momentum memperkuat komitmen kebangsaan dan pengabdian bagi Pembangunan Desa di Indonesia.(02/6/2026).


Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Ir. H. Indra Utama, M.PWK., IPU., didampingi Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana, S.E., serta Ketua Dewan Pengawas Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., M.H., LL.M., menyampaikan bahwa capaian 100 ribu anggota merupakan bukti nyata semakin kuatnya peran dan eksistensi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mendukung pembangunan Desa yang berkelanjutan.

Menurut Indra Utama, pertumbuhan jumlah anggota ABPEDNAS menunjukkan meningkatnya kesadaran dan semangat para anggota BPD di seluruh Indonesia untuk berkontribusi aktif dalam mewujudkan tata kelola Pemerintahan Desa yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.

“Capaian 100 ribu anggota ini bukan sekadar angka, melainkan representasi dari semangat pengabdian, gotong royong, serta komitmen bersama dalam membangun Desa sebagai fondasi utama kemajuan bangsa. Momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bahwa nilai-nilai persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial harus terus menjadi landasan dalam setiap langkah Pembangunan Desa,” ujar Indra Utama.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana, menegaskan bahwa organisasi akan terus memperkuat kapasitas dan kompetensi anggota BPD melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, pendampingan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung pelaksanaan program-program strategis nasional di tingkat Desa.

Di kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., M.H., LL.M., mengapresiasi soliditas seluruh jajaran organisasi yang telah berkontribusi dalam memperbesar dan memperkuat ABPEDNAS sebagai wadah perjuangan anggota BPD di Indonesia.

DPP ABPEDNAS menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pembina, pengawas, pengurus, anggota, serta para mitra strategis yang telah menjadi bagian dari perjalanan organisasi hingga mencapai pencapaian bersejarah tersebut.

“Perjuangan masih panjang, namun langkah besar telah dimulai. Bersama, kita terus menguatkan peran BPD, menjaga desa, memperkuat nilai-nilai Pancasila, serta berkontribusi mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera,” demikian pernyataan DPP ABPEDNAS.

Dengan semangat Hari Lahir PancasilaHari Lahir Pancasila, ABPEDNAS menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis Pemerintah dalam memperkuat Pembangunan Desa, mendorong tata kelola Pemerintahan Desa yang baik, serta mendukung terciptanya Desa yang maju, berdaya saing, dan bebas dari praktik korupsi. 


(*) GTN


Kamis, 21 Mei 2026

Desa Tridayasakti Menggelar Pemilihan BPD Perwakilan Perempuan, Kades Dan Panitia : Siapa Terpilih Harus Amanah!


KABUPATEN BEKASI, GOWATALLO NEWS -Desa Tridaya Sakti mengadakan kegiatan pemilihan calon anggota BPD untuk keterwakilan perempuan dengan kandidat sebanyak Dua orang calon Ety Astuti dengan nomor urut Satu dan Sudarti bernomor urut Dua di aula Desa Tridaya Sakti , Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (21/5/2026).

Kegiatan berjalan lancar yang dihadiri oleh Kepala Desa Tridaya Sakti beserta jajarannya, Babinsa, Bimaspol, Ketua Panitia beserta anggota, dua kandidat beserta saksi-saksi dan pendukung serta Ketua RW dan RT se Desa Tridaya Sakti.
Dalam keterangannya Ketua Panitia kegiatan mengatakan bahwa, "Alhamdulilah sih lancar-lancar aja , apalagi ibu-ibu mah pagi-pagi juga udah pada kumpul disini, " ujar Endang Supriatna (21/5/2026).

Menurutnya, panitia berkomitmen menjalankan seluruh tahapan pemilihan sesuai aturan yang berlaku demi menciptakan proses demokrasi yang jujur dan adil di tingkat Desa.

“Kami sebagai panitia tentunya ingin memastikan bahwa proses pemilihan anggota BPD perwakilan perempuan ini berjalan transparan dan profesional. Semua calon memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam mengikuti tahapan pemilihan,” bebernya.

Dirinya juga mengajak seluruh calon anggota BPD untuk menjaga situasi tetap kondusif serta mengedepankan persaudaraan selama proses pemilihan berlangsung. Ia berharap momentum pemilihan BPD tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

“Kami mengimbau kepada seluruh calon maupun para pendukung agar tetap menjaga kekompakan dan persatuan masyarakat Desa Tridaya Sakti. Jangan sampai karena perbedaan pilihan justru menimbulkan gesekan di lingkungan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa, anggota BPD nantinya memiliki peran penting sebagai mitra Pemerintah Desa dalam menampung dan menyampaikan aspirasi masyarakat serta mengawal pembangunan Desa.

"Siapa pun yang nantinya terpilih, kami berharap bisa amanah dan benar-benar bekerja untuk masyarakat. BPD memiliki fungsi yang sangat penting dalam Pembangunan Desa dan pengawasan jalannya Pemerintahan Desa,” tandas Ketua Panitia, Endang Supriatna.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Desa Tridaya Sakti mengatakan bahwa, keterwakilan perempuan dalam pemilihan anggota BPD merupakan bentuk Demokrasi murni dalam berpolitik.

"Kalau saya liat pemelihan DPD keterwakilan perempuan ini sangat demokrasi, karena semua calon juga sudah memahami juklak -uklik nya dari Bupati dalam pemilihan keterwakilan perempuan, " ucap Suwardi Wada SH (21/5) disela acara berlangsung. 

Lanjutnya, "Dalam pemilihan ini sudah sesuai dengan apa yang ada sehingga bisa terselenggara dengan baik. Karena dalam pencalonan nya kita sudah adakan ke setiap RW, jadi melalui RW lah untuk para calon-calon DPD yang mendaftarkan diri sebagai calon DPD yang ada dilingkungan wilayah Desa Tridayaya Sakti, " imbuhnya.

Kepala Desa Tridaya Sakti berharap siapapun nanti yang terpilih, mereka wajib dapat memberikan sumbangsih untuk kemajuan Desa. 
 
"Saya berharap Calon BPD yang terpilih bisa memajukan Desa agar lebih baik lagi, karena BPD adalah Mitra Pemerintahan Desa, oleh karena itu BPD harus bisa membangun Desa untuk kedepannya agar lebih baik lagi," Pungkas Kades Tridaya Sakti, Suwardi Wada SH.

Berdasarkan pantauan Awak Media di lokasi kegiatan bahwa, hasil dari Pemilihan Keterwakilan Perempuan dari jumlah suara keseluruhan 64 di menangkan oleh Sudarti dengan jumlah suara 33, sementara pihak yang kalah berjumlah 31 suara untuk Ety Astuti.


(Jlambretta) GTN



POSTINGAN UNGGULAN

Sosialisasi Perlindungan Kekayaan Intelektual, Kepala BSKDN Dorong Pemda Kelola Dan Lindungi Kekayaan Intelektual

JAKARTA , GOWATALLO NEWS – Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo ...