
KOTA BATAM, GTN - Wali Kota Batam/ Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam H Muhammad Rudi (HMR), menghadiri pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat Kota Batam, tahun 2023, Senin (20/3/2023) pagi.
Acara yang dilaksanakan di Hotel Radisson, Sukajadi, Kota Batam tersebut, dibuka Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Wagub Kepri) Hj Marlin Agustina, yang merupakan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP- PKK) Kota Batam.
Pembukaan Musrenbang ditandai dengan menyentuh layar digital oleh HMR dan Marlin, diikuti oleh seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Kota Batam), sejumlah pejabat dan elemen masyarakat lainnya.
Dalam sambutannya, Wagub Kepri mengapresiasi Pemkot dan BP Batam di bawah kepemimpinan H Muhammad Rudi, terus melakukan pembangunan di berbagai sektor.
"Saya sangat mengapresiasi pembangunan-pembangunan di Kita Batam, baik yang dilakukan Pemkot maupun BP Batam selama ini," ujar Hj Marlin Agustin.
Acara yang dilaksanakan di Hotel Radisson, Sukajadi, Kota Batam tersebut, dibuka Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Wagub Kepri) Hj Marlin Agustina, yang merupakan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP- PKK) Kota Batam.
Pembukaan Musrenbang ditandai dengan menyentuh layar digital oleh HMR dan Marlin, diikuti oleh seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Kota Batam), sejumlah pejabat dan elemen masyarakat lainnya.
Dalam sambutannya, Wagub Kepri mengapresiasi Pemkot dan BP Batam di bawah kepemimpinan H Muhammad Rudi, terus melakukan pembangunan di berbagai sektor.
"Saya sangat mengapresiasi pembangunan-pembangunan di Kita Batam, baik yang dilakukan Pemkot maupun BP Batam selama ini," ujar Hj Marlin Agustin.
Sedangkan dikesempatan yang sama, Wali Kota Batam mengatakan bahwa,"Perencanaan yang disampaikan pemerintah Kota Batam, BP Batam, dan DPRD Kota Batam itu hanya demi menunjang pertumbuhan ekonomi demi kesejahteraan masyarakat Kota Batam," katanya.
Wali Kota Batam juga mengungkap bahwa pembangunan di Kota Batam bukan hal yang baru, melainkan hanya melanjutkan apa yang telah direncanakan oleh pemimpin-pemimpin di Kota Batam terdahulu, baik Pemko maupun BP Batam.
"Perencanaan Kota Batam sudah ada sejak zaman Pak Habibie, kita semua hanya melanjutkan apa yang menjadi tugas kita untuk menjadikan Kota Batam sebagai Kota Baru yang modern, madani, dan sejahtera," ujar H Muhammad Rudi.
Di akhir-akhir masa jabatannya sebagai Wali Kota Batam, Dirinya ingin memastikan pembangunan jalan-jalan utama selesai. Diantaranya Pembangunan jalan 5 lajur dari Batuampar ke Nongsa, 3 lajur dari simpang Kepri Mall ke bundaran Basecamp, dan membuka jalan baru dari flyover Laluan Madani ke Sekupang.
"Semoga berkat kekompakan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Fofkompimda) dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat pembangunan ini akan selesai seperti yang diharapkan," harap Rudi.
"Perencanaan Kota Batam sudah ada sejak zaman Pak Habibie, kita semua hanya melanjutkan apa yang menjadi tugas kita untuk menjadikan Kota Batam sebagai Kota Baru yang modern, madani, dan sejahtera," ujar H Muhammad Rudi.
Di akhir-akhir masa jabatannya sebagai Wali Kota Batam, Dirinya ingin memastikan pembangunan jalan-jalan utama selesai. Diantaranya Pembangunan jalan 5 lajur dari Batuampar ke Nongsa, 3 lajur dari simpang Kepri Mall ke bundaran Basecamp, dan membuka jalan baru dari flyover Laluan Madani ke Sekupang.
"Semoga berkat kekompakan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Fofkompimda) dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat pembangunan ini akan selesai seperti yang diharapkan," harap Rudi.
Wali Kota Batam juga mengatakan, bahwa pihaknya juga akan menyelesaikan persoalan air di Kota Batam. Menurutnya, persoalan air ini sangat penting karena merupakan kebutuhan dasar masyarakat Kota Batam.
"Saya sudah menyiapkan perencanaannya, saya minta dukungan Forkopimda dan masyarakat. Semoga ini dapat kita selesaikan dalam waktu dekat," ungkap Rudi.
Di akhir sambutannya keduanya, Wagub Kepri maupun Wali Kota Batam mengucapkan permohonan maaf lahir batin kepada seluruh masyarakat Kota Batam.
Acara ini juga dihadiri oleh Gubernur Pertama Provinsi Kepulauan Riau Ismeth Abdullah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, para OPD Pemerintah Kota Batam, sejumlah pegawai Pemko Batam, tokoh masyarakat, dosen, mahasiswa, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat.
"Saya sudah menyiapkan perencanaannya, saya minta dukungan Forkopimda dan masyarakat. Semoga ini dapat kita selesaikan dalam waktu dekat," ungkap Rudi.
Di akhir sambutannya keduanya, Wagub Kepri maupun Wali Kota Batam mengucapkan permohonan maaf lahir batin kepada seluruh masyarakat Kota Batam.
Acara ini juga dihadiri oleh Gubernur Pertama Provinsi Kepulauan Riau Ismeth Abdullah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, para OPD Pemerintah Kota Batam, sejumlah pegawai Pemko Batam, tokoh masyarakat, dosen, mahasiswa, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat.
(Sur) GTN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar